Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Soal Ulangan Harian I Bahasa Indonesia Kelas Vi

Kali ini DapurImajinasi akan membagikan soal Ulangan Harian kelas VI mata pelajaran Bahasa Indonesia. Soal UH I ini sanggup membantu para siswa untuk mencar ilmu atau untuk dijadikan acuan bagi guru yang akan menciptakan soal ulangan harian pertama. Kutipan kisah di bawah ini untuk soal nomor 1 – 5! ! Kurang dari dua jam, Tiyo dan keluarganya hingga di rumah Paman Har. Desa Paman Har sangat asri. Hawanya sejuk alasannya ialah berada di kawasan pegunungan. “Tiyo… Apa kabarmu? Wah, ponakan Paman ini kini tambah gemuk.” “Kabar baik Paman, di sini hawanya yummy ya, adem walau tengah siang menyerupai ini .” kata Tiyo kepada Paman Har. “Ya terang dingin, soalnya ini dataran tinggi. Dekat dengan Gunung Lawu,” sela Pak Anton. Mereka pun dipersilakan masuk rumah oleh Paman Har. Sampai ruang tamu, belum dewasa Paman Har sudah menyambut mereka. Semua tampak ceria. Tiyo tampak bahagia alasannya ialah dia bertemu dengan teman yang sebaya dengannya, yaitu Risty dan Roby. Risty dan

10 Pola Paragraf Ineratif

Gambar
Paragraf Ineratif ialah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah paragraf. Dalam sebuah paragraf ada kalimat penjelas/pendukung dan kalimat utama. Nah, di paragraf ineratif, kalimat utama justru diletakkan di tengah paragraf. Walaupun jarang penulis yang memakai pola ineratif, tetapi kemunculan paragraf ini terkadang bisa membut goresan pena menjadi kreatif. Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan contoh-contoh paragraf ineratif dalam postingan berikut! 1.       Buahnya lingkaran ibarat bola. Kulit buahnya keras ibarat batu. Inilah buah Kawis yang daging buahnyanya berwarna hitam . Jika diseduh dengan air, rasanya ibarat minuman bersoda rasa kola. 2.       Telaga ini menjadi daerah wisata utama di Magetan, Jawa Timur. Tempat ini sering dikunjungi orang-orang alasannya ialah hawanya yang sejuk. Telaga ini berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini dikenal dengan nama Telaga Sarangan. Di sekitar telaga ini terdapat banyak hotel dan penginapan, dari yang sederhana hi

Soal Eyd: Penggunaan Aksara Kapital

Pedoman Aturan Ejaan yang Disempurnakan ) Kerjakan soal berikut dengan menentukan balasan yang paling benar dan tepat! 1.   Manakah kalimat yang memakai ejaan secara benar? a.  Pada Hari Minggu saya ikut ayah ke kota. b.   Pada hari Minggu saya ikut Ayah ke k ota. c.   Pada hari ahad saya ikut Ayah ke kota. d.   Pada hari ahad saya ikut ayah ke kota. 2.   Manakah kalimat yang memakai ejaan secara benar? a.  Ayah membeli sapi ke kabupaten boyolali. b.  Ayah membeli Sapi ke Kabupaten Boyolali. c.  Ayah membeli sapi ke kabupaten Boyolali. d.  Ayah membeli sapi ke Kabupaten Boyolali. 3.   Manakah kalimat yang memakai ejaan secara benar? a.  Orang suku Jawa itu pandai bahasa Sunda. b.  Orang Suku Jawa itu pandai Bahasa Sunda. c.  Orang suku jawa itu pandai bahasa sunda. d.  Orang suku Jawa itu pandai Bahasa Sunda. 4.   Manakah kalimat yang memakai ejaan secara benar? a.  Aku besar hati menjadi bangsa Indonesia. b.  Aku besar hati menjadi Bangs

Akad – Payung Teduh (Parafrasa Puisi)

Gambar
Parafrasa yaitu mengubah puisi menjadi bentuk prosa (cerita). Tujuan parafrasa yaitu mengetahui lebih terang maksud puisi. Kadang-kadang kalau kita baca puisi, kita tidak tahu apa maknanya. Maka dengan parafrasa, makna puisi yang kadang tersembunyi tersebut dapat kita ketahui. Ya, walaupun maksud dari pengarang lain, tetapi setidaknya makna puisi tersebut semakin terang berdasarkan pemahaman kita alasannya yaitu interpretasi seorang dengan orang lain berbeda-beda.   Nah, apa hubungannya dengan lagu “Akad” yang dipopularkan oleh grup band Payung Teduh? Ada hubungannya, yakni lirik lagu "Akad" tersebut juga dapat dikatakan puisi. Jadi, syair lagu tersebut jikalau dibaca secara deklamasi pun tidak apa-apa. Bisa dikatakan lirik lagu juga lirik puisi alasannya yaitu banyak puisi yang dijadikan lagu, menyerupai puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono. Nah, kini saya akan mencoba mengubah lirik lagu puisi menjadi sebuah dongeng sederhana dengan teknik parafrasa. Salah satu tek

Makna Denotasi Dan Konotasi

Gambar
Makna Denotasi Makna denotasi yakni makna yang sebenarnya. Makna ini sesuai dengan makna yang terdapat di kamus bahasa Indonesia. Makna denotasi tidak perlu ditafsirkan alasannya yakni makna tersebut memang sudah makna apa adanya. Makna denotasi bersifat objektif dan sering dipakai dalam artikel-artikel ilmiah. Contoh makna denotasi: 1.    Ayah membaca buku. Makna denotasi: -           Ayah : orang bau tanah kandung pria atau bapak -           membaca: melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis -           buku: lembar kertas yang berjilid, berisi goresan pena atau kosong 2.    Tangan kanan Ibu digigit semut. Makna denotasi: -           tangan kanan: tangan yang berada di sebelah kanan -           Ibu: orang bau tanah kandung perempuan -           digigit: melaksanakan jepitan dengan gigi -           semut: serangga kecil yang berjalan merayap, hidup secara bergerombol, termasuk suku   Formicidae , terdiri atas bermacam jenis 3.    Aya